Sel Elektrokimia

Posting pertama ini akan membahas mengenai Sel Elektrokimia. Elektrokimia ini adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara reaksi redoks ( reduksi – oksidasi ) dengan aliran elektron ( aliran listrik ). Reaksi redoks yang berlangsung dalam suatu sel disebut Sel Elektrokimia.

Dalam sel elektrokimia, reaksi redoks dapat menghasilkan aliran listrik dan begitu juga sebaliknya, aliran listrik dapat menghasilkan reaksi redoks. Bagian dalam sel elektrokimia yang mengalami reaksi redoks disebut elektrode. Elektrode yang mengalami reaksi oksidasi ( oxidation ) disebut anoda ( anode ). Sedangkan Elektrode yang mengalami reaksi reduksi ( reduction ) disebut katoda ( cathode ). Ada singkatan yang mudah untuk menghafal letak pasangan elektrode yaitu : An Ox and Red Cat ( Anode tempatnya reaksi Oxidation dan reaksi Reduksi ada di Cathode ), jadi kalau ada setiap aplikasi sel elektrokimia ingat ingat saja An Ox and Red Cat yang artinya seekor lembu dan kucing merah.

Menurut proses terjadinya, sel elektrokimia dapat dibagi menjadi 2 yaitu Sel Volta dan Sel Elektrolisis.

  1. Sel Volta

Pada sel volta, reaksi redoks akan menghasilkan arus listrik, dengan kata lain energi kimia diubah menjadi energi listrik. Contoh dalam kehidupan sehari hari adalah baterai dan aki.

2. Sel Elektrolisis

Advertisements

2 thoughts on “Sel Elektrokimia

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s