Menjadi Mahasiswa yang Seimbang

Setelah lama nggak posting kini aku akan mengutarakan pemikiranku mengenai mahasiswa.

Mahasiswa berasal dari kata maha yang berarti kedudukan yang tinggi dan siswa berarti orang yang mempelajari ilmu tertentu. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa adalah orang yang mempelajari ilmu tentu dan memiliki kedudukan tinggi di mata pendidikan. Oleh karena itu mahasiswa harus mencitrakan pemikiran, tingkah laku, dan pola hidup yang baik. Pencitraan ini selalu dituntut ketika seorang mahasiswa menjalani masa kuliah.

ilustrasi mahasiswa (sumber)
ilustrasi mahasiswa (sumber)

Mahasiswa menjadi sesuatu yang spesial di mata pendidikan indonesia. Pasalnya, mahasiswa memiliki kekuatan yang kuat untuk mengubah tatanan negara. Hanya mahasiswa lah yang mampu melakukannya karena mereka adalah penerus bangsa. Mahasiswa sebagai penerus bangsa akan memiliki tanggung jawab besar membangun dan memperbaiki bangsa ini. Ketika gerasi tua sudah tiba masanya, giliran para mahasiswa sebagai generasi muda yang akan meneruskan perjuangan bangsa.

Melihat betapa besar tanggung jawab mahasiswa di masa depan, maka mahasiswa harus banyak belajar. Apa yang harus dipelajari mahasiswa? Terserah pribadi mahasiswa tersebut. Di dunia kampus banyak sekali pilihan dan sarana belajar. Sarana belajar yang ditawarkan di dunia kampus antara lain buku, ukm, organisasi, keagamaan, olahraga, musik, sosial, budaya, bahasa, keahlian khusus dan masih banyak yang lain. Mahasiswa diberi kebebasan memilih diantara sarana tersebut. Mahasiswa harusnya tidak sembarang mengikuti kegiatan pengembangan diri tersebut. Mahasiswa harus memilih pengembangan diri tersebut sesuai dengan keinginannya sendiri. Tidak harus dituntut dan ditekan kearah pengembangan diri yang diinginkan sebelah pihak. Maksudnya adalah mahasiswa tidak boleh hanya ikut ikutan teman, saudara, atau sistem yang ada untuk mengembangkan dirinya.

Lantas dengan banyaknya sarana belajar di kampus, bagaimana harusnya mahasiswa menyikapinya? Sikap mahasiswa yang ideal adalah menyeimbangkan aspek pengembangan diri tersebut untuk menghindari kesenjangan pada salah satu aspek saja. Keseimbangan itu akan tercipta jika mahasiswa tersebut telah berada dalam masa dewasa. Sebelum aku ngasih tips buat bagaimana pola pikir mahasiswa dewasa itu, aku akan sedikit merangkaikan kerangka pikirku tentang keseimbangan aspek kehidupan itu.

Keseimbangan aspek kehidupan hanya ada 3 yang harus dipenuhi, yaitu :

1. Aspek Agama

2. Aspek Kemampuan Individu

3. Aspek Sosial

Ketika ketida aspek tersebut telah terpenuhi, maka mahasiswa tersebut dapat dikatakan mahasiswa yang seimbang. Namun untuk menjadi mahasiswa yang seimbang ada syaratnya, yaitu : Dewasa

Pola pikir dewasa menjadi satu satunya jalan untuk mencapai keseimbangan aspek. Mengapa harus pola pikir dewasa?

Karena ketika pola pikir dewasa telah terbentuk maka :

1. Mahasiswa akan tahu prioritas yang harus dilakukan

2. Mahasiswa akan tahu bagaimana mengatur waktunya

3. Mahasiswa akan tahu mana yang baik dan mana yang buruk

4. Mahasiswa akan tahu cara membentengi diri terhadap pengaruh buruk dari manapun datangnya

5. Mahasiswa akan tahu peran fungsinya

Maka dari itu, bagi mahasiswa yang ingin sukses, ubah pola pikir dahulu selanjutnya mengembangkannya.

So, Keep Spirit guys

Semoga bermanfaat

Advertisements

One thought on “Menjadi Mahasiswa yang Seimbang

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s