Jatuh di tempat yang sama

Assalamualaykum

Duh rasanya sangat menyesal ketika kita tahu akan kesalahan kita. Kesalahan itu seolah menjadi duri di hati. Rasanya seperti ditusuk tusuk hingga darah tidak mau keluar lagi. Apalagi ketika kesalahan tersebut ternyata berulang. Terkadang kita memang lalai untuk menghindari kesalahan yang sama. Tetapi ketika kesalahan tersebut berulang tidak hanya 2 atau 3 kali maka penyesalan itu selalu muncul di akhir.

Aku sendiri sampai sekarang masih tidak bisa mngontrol emosiku untuk tidak gegabah dalam bertindak, lebih berhati hati dan teliti namun apa daya aku baru menyadari kesalahanku yang tak pernah kunjung usai. Tentu saja hal yang ideal bagi kita adalah mencapai keinginan kita. Dan ketika berimajinasi untuk menggapai keinginan itu kita tentu saja berjanji pada diri sendiri untuk menggapainya. Nah itu sering aku lakukan dan sering aku langgar juga. Hal ini membuatku sangat terbebani.

Misalnya saja ketika aku ingin sholatku tepat waktu, aku bertekad pada diriku untuk tidur tidak terlalu malam namun aku malah setiap hari tidur jam 2 pagi bagaimana bisa sholat shubuh tepat waktu. Dan efeknya bukan hanya di sholat shubuh namun di sholat yang lain, sholat dhuhur dan asyar yang paling terkena dampaknya karena ketika siang pasti ngantuk dan tertidur ketika adzan mulai di kumandangkan. Sangat buruk bukan?

Maka dari itu aku sampai sekarang masih mencari tahu cara dan trik untuk tidak terjatuh pada lubang yang sama.

Semangat!!!

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s