Rekonstruksi ulang niat dan tekad dalam menimba ilmu

Assalamualaikum,

Bismillahirahmanirahim,

Aku masih belum ingin beranjak dari pemikiranku mengenai belajar. Setelah memperbarui niat dengan membaca kutipan kitab Bidayatul Hidayah karangan Imam Ghozali, kini saatnya membagi ilmu. Sedikit cerita mengenai kutipan yang aku baca tadi

Wasiat Imam Ghozali

“Sebelum kamu mempelajari materi pelajaran, hendaknya terlebih dahulu kamu bersihkan hatimu dari segala kemaksiatan dan kemalasan. Ketahuilah wahai pelajar! Apabila hatimu masih berusaha untuk menunda-nunda kesempatan baik, maka sesungguhnya hatimu telah dipengaruhi oleh hawa nafsu, emosi, dan dorongan syetan yang terkutuk. Syetan yang telah mempermainkan hatimu agar selalu berada di jurang kesesatan dan kemaksiatan. Syetan yang telah membisikkan di telingamu agar tidak mengutamakan ilmu pengetahuan. Syetan yang telah memperdayamu dengan tipu daya dan irama-irama agar engkau berilmu tapi berada dalam kesesatan.”

Ternyata meskipun kita berada di posisi apapun syetan tetap tidak menyerah memperdaya kita. Kita dalam keadaan low iman, syetan senantiasa ingin menjerumuskan ke jurang kesesatan yang lebih besar lagi. Kita dalam keadaan high iman pun syetan masih memperdaya kita dengan iming-iming hal yang baik namun pada hakikatnya salah. Misalnya pada kitupan diatas, dapat diketahui bahwa orang belilmu memiliki derajat tinggi. Kita akan bersemangat menimba ilmu untuk keperluan itu namun syetan punya trik khusus untuk menjerumuskan orang berilmu sekalipun misalnya dengan niat yang salah. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Semoga kita bersama ada dibawah lindungan Allah selalu.

Nah aku tidak banyak membahas itu, karena niat hanya bicara mengenai hati dan yang tahu hanya diri sendiri dan Allah. Aku akan membahas mengenai kemampuan manusia.

Lho lho apa pentingnya membahas kemampuan manusia?

Kalau bicara ini penjelasan bisa panjang dan lebar, blog ini tidak akan cukup untuk menuliskan pemikiranku tentang kemampuan manusia. Namun aku ingin mengungkapkan sedikit intinya saja. Pentingnya membahas kemampuan manusia dan karakternya adalah membuat kita tahu kecenderungan prilaku kemampuan manusia sehingga kita bisa memaksimalkan sesuai dengan kemampuan kita. kita bisa memanfaatkan kecenderungan itu untuk keperluan kita yang bisa disesuaikan dengan keinginan kita. Dalam hal ini, kemampuan manusia aku bagi menjadi 2 yaitu luarbiasa dan biasa saja.

Sebenarnya manusia tidak ada yang bodoh, manusia tidak ada yang tidak sempuna, semua manusia sempurna dengan kelebihan dan berbagai kekurangan pula. Apabila kita melikhat seseorang dalam satu sisi saja maka kita akan tahu salah satu dari sefatnya bukan keseluruhan dari orang itu. Apabila kita mendapati seseorang itu punya kemampuan yang sangat tinggi di bidang tertentu maka lihatlah pula yang lain pasti dia memiliki kekurangan begitu pula sebaliknya.

Kemampuan dibagi menjadi dua yaitu :

Luarbiasa

Manusia luarbiasa adalah manusia yang memiliki kelebihan yang sangat tinggi. Kelebihan ini mampu dimaksimalkan karena memadukan bakat yang diberikan Allah dan latihan yang sangat keras. Misalnya seorang teman yang bodoh sekali, tetapi disisi lain dia punya kemampuan gitar sangat tinggi.

Biasa saja

Manusia biasa saja adalah manusia yang memiliki kelebihan yang sedang dan kekurangan yang sedang pula. Bakat yang dia punya tidak dimaksimalkan tetapi mereka cenderung fokus terhadap kemampuan yang lain. Misalnya seorang teman memiliki kemampuan bernyanyi, melukis, akademik, olahraga yang sedang sedang saja

Setelah kita tahu penjelasan diatas, apa yang harus dilakukan?

Kita menelaah tujuan hidup dan keinginan kita. kita ingin menjadi manusia yang luarbiasa atau biasa saja. Tentu mereka memiliki kelebihan dan kekurangan pula. Kalau jadi luarbiasa harus rela kemampuan yang lain dibawah rata rata. Kalau jadi biasa saja harus rela kemampuannya sedang sedang saja tidak maksimal. Tetapi mereka memiliki kelebihan masing masing misalnya orang yang biasa saja tidak dikenal orang banyak sedangkan mereka yang luar biasa akan dikenal orang banyak. Misalnya profesor yang menemukan teori yang fundamental akan dikenal orang daripada orang yang biasa pada umumnya.

Setelah menelaah tujuan hubungkan dengan keinginan dan kemampuan dasar anda. Pasalnya ketika anda memaksakan kehendak untuk memaksimalkan sesuatu tanpa ada dukungan dari diri anda sendiri sangat sulit tentunya.

Semoga bermanfaat

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s