Tips mendapat IP yang menakjubkan

Bismillahirahmanirahim

Teman-temanku, tak sapa dulu ya..

Haii apa kabar?

Teman teman semua pasti baru saja mengetahui hasil evaluasi  semester ini, bukan? Ip sudah keluar, tentu sudah lega dan tidak penasaran lagi. Aku ucapkan selamat bagi yang mendapatkan nilai ip yang baik dan semoga bisa mempertahankannya. Dan bagi yang mendapat nilai yang tidak lebih baik maka jangan terlalu bersedih, masih ada pembuktian di semester depan. Jadi tetap santai saja.

Oiya mengingatkan bahwa kita hendaknya jangan bersenang senang terlalu banyak terhadap apa yang telah kita capai, dan jangan terlalu bersedih terhadap apa yang telah kita capai pula. Sesuai dengan pesan malaikat Jibril pada Nabi Muhammad SAW bahwa jangan terlalu mencintai sesuatu karena suatu saat mungkin bisa kamu benci dan jangan terlalu membenci terhadap sesuatu karena suatu saat bisa saja kamu jatuh cinta padanya. Cintailah sesuatu sekedarnya jangan berlebihan.

Terlepas dari semua yang telah kita dapat di semesteri ini, aku mencoba mengungkap beberapa penelitianku selama beberapa tahun berada dalam ranah akademik. Aku ingin sekali menuliskan mengenai bagaimana mendapatkan nilai yang sangat tinggi tetapi dengan kadar belajar yang rendah. Aku telah lama mencoba mengungkap fakta mengenai pola untuk mendapatkan nilai yang sangat bagus tanpa mementingkan kuantitas belajar. Dengan kata lain kita malas tetapi bisa mendapatkan nilai yang sangat bagus.

*eitss ini hanya cocok untuk siswa/mahasiswa yang malas tetapi tidak ingin nilai akademik hancur wkakakak termasuk cocok buatku 😀

Disini akan aku singgung juga cara mendapatkan ip yang sangat bagus di kampus tercinta ini ITS.

Yah kita mulai saja. Pada awalnya kita harus massuk pada pertemuan awal perkuliahan saja. Hal ini sangat penting untuk mengetahui kriteria dosen yang akan memberi ilmu kepada kita. Setelah kita tahu telaah baik baik sifat dosen tersebut apakah dosen killer apakah penting absen bagaimana dengan penilaian tugas dan nilai presentase uas. Namun kebanyakan dosen memiliki 1 kriteria yang pasti ada di tiap dosen yaitu nilai kuis, uts, dan eas yang sangat mempengaruhi ip.

Intinya setelah kita tahu itu kita siapkan strategi. Kapanpun kita boleh TA, bolos asalkan tidak waktu kuis atau evaluasi lain. Tetapi perlu diingat jangan sampai kuota bolos sudah habis. Dan sangat berhati hatilah ketika ada asistensi atau sidak dari dosen karena ketika waktu tersebut akan diadakan evaluasi mengenai kehadiran dan apabila ketahuan TA biasanya hancurlah kita. Tetapi untuk meminimalisirnya kita menggunakan cara lain juga bisa. Tetapi aku sarankan jagan sampai TA lah. Mau jadi apa negeri ini kalau mahasiswanya suka TA. Semangat yag untuk kuliah.

Setiap hari tidak perlu belajar mata kuliah apalagi mengerjakan tugas. Semua itu tidak terlalu penting bagiku namun jika dirasa penting belajarlah meskipun hanya membuka buku atau modul yang dipakai karena akan sangat membantu untuk menyelsaikan evaluasi eas kuis atau ets. Dan ketika waktu yang kita nantikan tiba yaitu kuiss atau eas atau uts siapkan amunisi dan peluru yang kuat untuk menghadapinya.

Strategi yang sangat handal adalah siapkan segala sesuatu termasuk materi, hafalan, dan metode belajar yang sangat cermat dan bagus untuk menyongsong hadirnya ujian. Entah bagaimanapun caranya. Kalau boleh sedikit curhat nih, aku suka membuat pola mengerjakan sesuatu dan menghafal sesuatu dengan cara menulisnya jauh jauh hari sehingga pas hari H uian maka aku sudah siap tanpa belajar terlalu banyak. Keuntungan yang aku dapatkan selama aku menerapkan metode pola dalam belajar menyelsaikan soal yang berulang adalah aku tidak perlu belajar tiap hari. Aku hanya belajar kurang dari 1 hari dalam 1 semester. Tetapi ada waktu itu aku bekerja keras hingga bisa. Karena hanya itu yang dapaat aku siapkan. Kalau masalah hafalan aku memang tidak kuat tetapi dengan menuliskannya aku paling tidak bisa meskipun sedikit wkakakak.

Jadi bagi kalian yanng ingin nilai sangat bagus jangan belajar akademik setiap hari tetapi siapkan ujianmu dengan baik itu saja.

Dan perlu digaris bawahi bahwa jangan membuat onar dengan dosen. Karena subjektivitas dosen akan muncul ketika kita tidak bisa menjaga perasaan mereka. Misalnya curang pas ujian, TA, tidak mengikuti evaluasi, jarang masuk maka dosen akan cenderung marah dan memberi nilai E untuk kalian.

Nah nggak mau nilai E kan? Tipsnya jangan membuat gara-gara dengan dosen. Yeah itu saja yang bisa akuu berikan untuk membuka waawasan kalian mengenai cara belajar yang tidak terlalu baik sih tapi efisien hahah

Semoga bermanfaat

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s