Introspeksi diri dan lupa

Bismillahirahmanirahim

Nah aku sekarang lagi suka akan introspeksi diri. Aku sangat suka untuk mengoreksi diri sendiri daripada mendaftar atau mencari cari kesalahan orang. Bagiku semua itu tidak berarti jadi aku tidak suka melakukannya. Tetapi menurutku meski ini baik ada yang masih belum bisa baik dalam diriku. Apa itu ? Aku masih sering membandingkan diriku dengan teman temanku. Dan perbandingan yang aku gunakakn pasti akan membawaku ke arah aku yang lebih baik dengan temanku. Itu yang aku sangat nggak suka. Meskipun aku sudah berusaha untuk tidak membandingkan ini dengan temanku tapi bayang bayang itu masih muncu. Mungkin itu karena aku sering menemukan temanku yang berlagak sombong didepanku. Aku kan ya nggak suka sama sekali sama anak yang sok ada di depanku. Jadi aku dendam dan aku simpan dalam hati bahwa aku lebih baik dari temanku itu. Aku tau ini buruk karena salah satu ayat alquran yang kutipannya adalah orang yang rugi adalah orang yang usahanya sia sia namun dia sudah berpikir dia sudah sangat baik.

Duh duh beda lagi cerita nya sekarang. Tadi kan tentang instropeksi diri sekarang hasil dari instropeksi diriku tadi pas terawih aku terlintas pemikiran kenapa aku gagal ketika semester 2 kemarin. Ternyata aku gagal karena aku merasa sudah benar tetapi sejatinya aku salah. Ini mengacu pada proses belajarku dulu. Aku beranggapan kalau aku melakukan sesuatu itu aku harus fokus. Aku harus fokus satu hal agar hasilnya maksimal. Aku melalaikan yang lain. Aku sengaja melupakan kesibukan lain hanya untuk kesibukan satu agar hasilnya maksimal. Namun apa yang aku dapat sekarang. Ternyata aku gagal di bidang yang aku tinggal. Aku nyesel banget. Aku lupa dan aku yakin aku benar benar lupa kala itu. Aku melakukan penelitian yang masih belum siap dengan baik. Aku fokus penelitian yang kurang rencana dan kurang matang. Aku melupakan pelajaran di kampus. Dan hasil yang aku dapat sekarang adalah gagal di dua bidang tersebut. Aku punya nilai ip rendah dan penelitianku gagal. Aku nyesel banget. Nyesel…

Aku lalai dengan tujuan hidupku dulu. Aku ingin hebat disetiap bidang. Aku nggak pengen cuma hebat di salah satu bidang saja.

Dan itu akan aku camkan mulai sekarang dan mungkin itu adalah pelajaran berharga bagiku.

Semoga bisa menginspirasi..

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s