Mahasiswa Pulang Kampung

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bismillahirahmanirahim

Alhamdulillah masih bisa ketemu aku lagi. Kini aku menulis sesuatu yang semua mahsiswa rasakan. Apa itu? Ya pulang kampung. Sensasinya itu waw sekali. Ah jangan lebai. Tapi kenyataannya gitu deh.

Well, now going to deep story.

Gimana rasanya pulang kampung pas kita mahasiswa? Tentu tak bisa dipungkiri bahwa rasanya itu wah sekali kan? Jangan munafik deh. Perasaan kita makin menjadi ketika kita memang menjadi mahasiswa yang berasal dari luar kota tempat kita ngampus. Ya kamu pasti tau sendiri, perasaan rindu orang tua, keluarga, kampung halaman, saudara, keaadaan kota yang berubah, dan hal baru berupa perubahan kondisi di tempat kita dilahirkan dan dibesarkan. Itu rasanya campur aduk bukan? Antara kerinduan kota dan kesibukan ngampus. Itu sumber kegalauan mahasiswa. Ketika ngampus pengen pulang, ketika pulang pengen ngampus. Yeah. Hukum alam kali ya yang bilang gitu.

Hmm, kamu tau nggak aku nulis ini dimana? Di kampung halaman. Ya bener banget. Aku kini lagi pulang ke lumaajng tempatku dibesarkan. Makanya aku nulis ini. Ahahah ngisi waktu luang.

Akan aku ceritakan semua kegiatanku yang insyaAllah bisa menjadi inspirasi buat kalian semua yang pulang kampung.

Semoga

Keistimewaan pulang kampung

Aku pulang kampung kali ini ada yang istimewa lho. Meski hakikatnya sama. Aku sudah biasa kalau lagi pulang kampung gini memiliki kebiasaan yang nggak biasa. Nah apa itu yang nggak biasa. Aku selalu saja seperti mengisi daya ulang. Aku mengisi motivasi lebih setelah aku pulang kampung ini. Aku selalu saja memiliki hal yang bisa membuatku bersemangat kuliah dan belajar lagi dan lagi untuk mengetahui hakikat hidup ini. Aku selalu ingin mengerjakan tugas, kuliah, mencari ilmu agama, ilmu tauhid, ilmu apapun yang baik. Intinya aku itu ingin go ahead. Duh itu timbul secara tiba tiba mungkin itu gara gara aku ketemu dengan orang tua, ketemu dengan sanak saudara yang rela bekerja untukku untuk membiayai kuliahku. Mungkin juga karena ketemu dengan keadaan buruk kota ini, jalan rusak, sampah, dana di kabupaten yang nggak lancar, dan berbagai permasalahan lain yang sangat kompleks. Aku ini lho pengen menyelsaikan itu. So aku harus banyak belajar mempelajari semuanya untuk menyelsaikan masalah itu. Aku segera datang untuk mengabdi pada kabupatenku sehingga kabupatenku bisa maju dan berbasis lingkungan dan islam. Wah semoga bisa sampai suatu saat nanti aku mewujudkannya. Yeah. Selain itu aku juga ketemu dengan keadaan baru kotaku. Aku juga melihat banyak potensi dalam kabupatenku yang belum maksimal seperti sdm, sda nya. Aku ingin memaksimalkannya. Aku punya visi besar untuk merubah kabupatenku menjadi lebih baik.

Cerita adik

Selain itu, aku juga punya kebiasaan yang aku rasa baik. Aku suka banget ketemu dengan adekku karena aku bisa memarahinya. Adekku itu males banget. Aku itu benci banget kebiasaan buruknyua itu. Nggak belajar. Tujuan hidup nggak tau. Pengetahuan dangkal. Duh itu buruk sekali. Aku pengen dia lebih baik dari aku. Aku pengen dia itu cepat sadar dan bisa cepat go ahead daripada teman temannya yang lain sejawatnya. Tapi sepertinya dia masih belum bisa untuk itu. Tapi aku yakin dia bisa ketika aku menyuapinya dengan baik dan teratur hal hal yang baik.

Change and Cheat

Selain itu hal luar biasa hari ini adalah bertemu dengan teman temanku yang sudah banyak berubah. Mereka yang dulu aku anggap biasa saja dalam hal agama sekarang sudah sangat beda. Mereka sudah terbiasa sholat di masjid biasa sholat tepat waktu biasa pula sholat dhuha. Tau mana yang baik dan mana yang buruk dan tau mana yang penting dan mana yang tidak penting. Itu hal yang sangat keren menurutku. Aku terinspirasi mereka untuk menjadi lebih baik. Masak aku hanya bisa seperti ini saja. Aku terdiam tanpa progres. Dan justru kemunduran bertubi tubi. Aku juga kurang dalam hal kepentingan. Mereka itu sudah tau kuliah itu penting dan aku? Uhuhuh buruk banget. Aku pengen banget nunjukin pada ‘Allah bahwa aku bisa seperti mereka. Semoga kuliahku kedepan lebih baik dan bisa meningkatkan potensi diriku dalam beragama.

Well sekian dulu ya ceritanya. Aku mau ketemu sanak saudara dulu. Berinteraksi dan bersosialisasi.

Mau tau cerita Interaksi di desa seberang. Klik Disini

Semoga bermanfaat

Besok ketemu lagi ya dengan pengalamanku yang lain.

Advertisements

2 thoughts on “Mahasiswa Pulang Kampung

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s