Derajat pengetahuan dalam islam

Hidup tanpa ilmu itu ibarat punya komputer tetapi tidak bisa mengoperasikannya. Ilmu itu mutlak dimiliki oleh semua orang agar hidup tidak sia-sia.

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ.

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.”

Barang siapa yang tidak memiliki ilmu maka orang tersebut mendapati kerugian yang sangat besar dalam hidupnya. Apalagi ketika orang menolak menimba ilmu (menolak kebenaran), sungguh celaka hal yang seperti ini. Oleh karena itu carilah ilmu sampai negeri cina dan sampai akhir hayat.

اُطْلُبُوْا العِلْمَ وَلَوْ في الصِّينِ

“Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri China.”

أُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلىَ اللَّهْدِ “

“Tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat”

Dua hadist ini menyinggung bahwa dimensi menimba ilmu itu tidak terikat ruang dan waktu. Kemanapun kita mau, timbalah ilmu. Setiap waktu, timbalah ilmu. Jangan sampai melewatkan ilmu sedetikpun dalam perjalanan ilmu kita. Sesungguhnya ilmu hikmah selalu ada disetiap dimensi ruang dan waktu. Tinggal kita mau atau tidak mengambil ilmu hikmah di setiap kejadian hidup yang kita lewati.

Keep spirit, never loss when you learn something!

Advertisements

4 thoughts on “Derajat pengetahuan dalam islam

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s