Fakta tentang Seorang Pendaki Gunung

Fakta tentang Seorang Pendaki Gunung

Mulanya seseorang akan melakukan coba coba untuk menikmati keindahan alam misalnya pendakian. Orang yang memiliki jiwa adventure akan tertarik untuk mengulangi kembali pendakian pertamanya. Orang tersebut akan merasa ingin dan ingin lagi. Padahal ketika melakukan pendakian mereka merasa kapok karena capek, haus, dingin, medan dan cuaca tak bersahabat. Ketika mendaki rasa menyesal kenapa kok sampai kesini maju jauh pulang pun jauh. Rasa menyerah karena lelah, ingin pulang, ingin kasur empuk, kedinginan karena hujan, masalah tersesat, menerpa. Tetapi anehnya baru sampai di rumah ketika badan mulai terasa pegal, rasa ingin mendaki lagi itu muncul. Biasanya langsung set planning to hike other mountain.

Namun ada juga orang yang tidak memiliki jiwa adventure akan cenderung tidak aakan mengulangi lagi karena kapok. Mereka mengaku bahwa ngapain sih ndaki? Capek, bau, kotor, nggak mandi, nggak kece, jorok, nggak modis atau apalah. Mereka lebih suka main ke mall, tour motor, atau ada juga yang belajar. Mereka berpikir nggak ada gunanya tuh mendaki gunung. Buang buang waktu saja. Ya beda orang beda pemikiran.

Itulah fakta yang ada.

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s