#33 Pilihan itu harus dipertahankan

#33 Pilihan itu harus dipertahankan

Percakapan malam itu. Pulang kampung yang kesekian kalinya.

Aku dan ibuku sedang ngobrol ringan kesana kemari. Tak tahu arah. Mengenai karir orang lain. Mengenai kabar terkini saudara saudaraku. Dan yang paling lama tentang keprofesianku di material dan metalurgi.

Bertanya jawab kesana kemari tentang apa sih material dan metalurgi itu. Belajarnya tentang apa. Orang tuaku memang tak banyak tahu tentang jurusan kuliahku ini. Beliau juga sempat meragukan pilihanku ini. Tapi aku meyakinkan mereka dan akhirnya aku diperbolehkan kuliah disini hingga saat ini, semester 4. Tak terasa memang. Ada percakapan yang sedikit menyeletuk di hati tadi.

Ibuku bilang, ”Aku lho tak tahu kuliahmu tentang apa, kalau ada orang bilang tak jawab aja setara kimia kimia gitu”

Hahah aku hanya tertawa, ”Ya memang begitulah, aku memang sudah mulai senang di Jurusan ini” *ceritanya dulu hampir putus kuliah karena sedikit tak cocok dengan pilihanku sendiri

Ibuku menjawab pedas, ”Yo itu kan pilihanmu, siapa yang mau mempertahankan kalau bukan kamu, nak. Rugilah orang tua biayain kamu kalau kamu tak mau belajar. Sekarang kan sudah semester 4.”

Aku terdiam tanpa kata. Sejenak meresapi tiap kalimat yang beliau ucapkan tadi. Aku menyadari betul aku masih belum maksimal dalam belajar. Tapi aku sudah pernah berikan terbaik. Dan aku ingin ulangi kejayaan emasku dulu di semester berikutnya.

Semangat kuliah

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s