Sindiran Menggelitik bagi Kita yang Muslim

Sindiran Menggelitik bagi Kita yang Muslim

Kemarin, dua orang temanku bercerita tentang dua hal yang begitu menggelitik saya sebagai muslim.

Cerita pertama

Aku berpendapat, sebagaian muslim saat ini merasa keberatan meninggalkann aktivitasnya ketika seruan untuk sholat berkumandang. Sebagian merasa risih dengan adanya adzan. Sebagaian pula enggan menyegerakan sholat berjamaah di masjid. Bukan karena malas. Sepertinya imannya lah yang kurang kuat. Hatinya hampa. Tak ingat Allah.

Semoga kita terhindar dari sikap yang demikian. Berdoa berdoa dan berusaha semaksimal mugkin untuk menghindari sifat yang demikian.

Ceritanya ada seorang kuli bengkel, montir, sedang bekerja memperbaiki mesin yang rusak. Dia terlihat serius mencari cari letak kebocoran blok mesinnya. Tangannya kotor banyak oli, hitam, dan berbau menyengat campur dengan butiran keringat sebesar kacang menetes dari sekujur tubuhnya. Kala itu, hari sudah siang. Matahari lingsir dari posisinya. Suara adzan berkumandang. Di bangkit dari aktivitasnya, dan ijin pada bosnya, ”Pak, saya mau laporan dulu”. Dia lantas bergegas ke masjid dengan tergopoh gopoh ketakutan akan terlambatnya jamaah di masjid. Dia segera membersihkan seluruh tubuhnya yang berbalut dengan oli. Dan melaksanakan sholat untuk penghirmatan pada masjid, sholat sunnah sebelum masuk dhuhur, dan sholat dhuhur berjamaah.

Bagaimana reaksi kita membaca cerita diatas?

Cerita kedua

Lebih ironi lagi. lain cerita. Ada seorang anak kecil. Dia tidak bisa melihat. Dia awalnya mau dengan kekurangannya ini. dia minder bertemu dengan orang. Sempat ingin bunuh diri. Tapi dia dikuatkan. Hatinya tertambat pada al-qur’an. Dia sudah menghafal al-quran. Dia bilang,”Sekarang saya sangat bersyukur, Allah tak memberikan penglihatan yang memadai padaku, aku takut kalau aku punya penglihatan yang sempurna maka aku akan berbuat maksiat, melihat yang buka hakku, aku juga dzalim pada mataku, aku takut di hari perhitungan amal nanti ketika mata ini lebih banyak melihat zina daripada untuk membaca al-quran dan ayat Allah lain”

Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menggunakan segala karunia Allah untuk jalan yang benar? Untuk tegaknya agama ini? atau kita lebih banyak menggunakannya sebagai jalan menuju maksiat?

Semoga dapat menjadi bahan renungan bersama.

Advertisements

2 thoughts on “Sindiran Menggelitik bagi Kita yang Muslim

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s