Air Terjun Kembar

Jauh di barat Lumajang, tersimpan banyak sekali potensi alam yang bisa digunakan referensi refreshing. Tempatnya yang berdekatan dengan daerah pegunungan Bromo Tengger Semeru lah yang menjadikan daerah sana terhampar keanekaragaman kekayaan alam yang tiada habisnya tuk diungkap. Coba sebut apa yang kau cari? Pemandangan laut dari bukit, sunrise/sunset dari ketinggian, kejernihan sungai beserta batuan dari material lahar dingin, air terjun yang terbentuk dari perbedaan ketinggian aliran sungai, rimbanya hutan beserta segala biodiversitas flora faunanya, tebing jurang yang mengerikan, sensasi bercengkrama dengan kabut, atau danau yang airnya menenangkan itu ada disana semua, komplit.

Salah satu pesona alam yang belum banyak diketahui oleh orang luar bahkan orang asli Lumajang sendiri adalah Air Terjun Kembar. Air terjun, aku lebih suka menyebutnya grajagan karena tingginya yang hanya sekitar 5 meter saja. Meskipun tak terlalu tinggi, aliran yang cukup deras membentuk ulir ulir air mirip seperti jaring yang sangat indah. Lapisan air tipis mengalir di permukaan batuan sendimen bagian kiri.

DSCN0645
Air terjun kembar

Tak hanya itu, batuan hasil sendimentasi sungainya terukir indah. Tebing disisi kanan grajagan ini cukuplah membuat aku merasa kecil dihadapnya. Tebing setinggi dua kali lipat grajagan ini mirip seperti tembok yang menjulang keatas dan dipenuhi tanaman jenis semak yang merambat dan perdu.

DSCN0633
Tebingnya

Tepat dibawah tebing dan grajagan terdapat sedikit celah yang lebih mirip gua. Celah ini aku prediksi sebagai hasil dari erosi oleh air sungai. Ketika air sungai sedang banjir, air cenderung mengikis batuan yang ada disekitarnya. Hal ini adalah proses alamiah yang sangat panjang hingga membentuk ukiran khas batuan yang terkikis oleh air, sangat mirip dengan gua. Proses ini dipercepat oleh aliran air dari sumber yang tepat berada di samping kanan mendekati jalan turun. Tak besar memang, tapi cukup berpengaruh karena alirannya yang terus menerus keluar.

DSCN0661
Jernih airnya

Ketika sore tiba, terkadang kita akan temui sekelompok orang yang mencari ikan di grajagan ini. ”Banyak ikan di coban ini hingga turun mengikuti aliran sungai ini mas”, jelasnya sambil membawa alat penangkap ikan.

DSCN0628
Sungai desa di pegunungan

Hampir saja aku terkena setrum listrik oleh aki yang dibawahnya. Huh keterlaluan, mereka menangkap ikan dengan listrik. Tidak ramah lingkungan karena tak hanya ikan besar siap panen yang mereka dapat tapi organisme lain juga akan mati tersengat listrik mereka.

Lantas, kenapa warga sekitar banyak menyebutnya sebagai coban kembar? Tak lain karena aliran air yang terurai oleh batuan yang berada ditengah grajagan menjadi dua bagian besar aliran. Hal ini membuat kesan grajagan bermata dua. Cukup filosofis dan benar identik dengan apa yang menjadi kharakteristik grajagan ini. Aku saja, seandainya menjadi penemu air terjun ini tentu bingung menentukan namanya.

DSCN0660
Dua aliran air terjun

Tertarik mengunjunginya? Atau sekedar ingin berpetualang ke Lumajang bagian barat? Dijamin seru. ”Kalian akan menemukan berbagai macam tempat unik dan kejadian aneh selama perjalanan yang pasti menyenangkan. Meskipun kami disini sudah menganggapnya biasa saja, tetapi tempat disini bagus bagus kok, mas” ujar salah seorang warga yang menunjukkan jalanku menuju grajagan ini. Dan dari beliau inilah aku mendapatkan ilmu yang sangat berharga tentang bagaimana menempatkan diri sebagai orang yang meminta pertolongan, tentang sopan santun terhadap orang yang lebih tua, tentang cara bicara yang mudah dimengerti tetapi tak menyinggung perasaan, tentang berbagi pengalaman, tentang waktu yang tak akan cukup hanya untuk mengembara, mencari, serta menggali alam walau hanya di Lumajang saja, dan yang terpenting adalah informasi tentang sisi lain Lumajang dari kacamata mereka.

DSCN0624
Trek menuju air terjun

Hmm, Jalan trail ala pegunungan akan setia menemanimu. Tikungan tajam ke kanan dan ke kiri siap menjerumuskan ke jurang kalau tak berhati hati. Naik turun bukit dengan suasana udara yang menyejukkan sungguh membuat hati menjadi lebih tenang. Alunan deru air sungai yang deras dan kicau merdu burung akan membuatmu terlena oleh suasana, terkadang kau akan bergoyang mengikuti ritme yang dibuat alam. Menakjubkan.

Semoga potensi alam di Lumajang tak disalahgunakan oleh segelintir orang yang tentu saja ditengarai menjadi penyebab rusaknya alam di kota kita tercinta ini. Aamiin..

Tertarik kesini, hubungi aku secara personal di hafidhfrian@gmail.com. Alasanya tak dipublikasikannya secret place seperti ini adalah ini. Silakan baca juga ya.

Advertisements

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s