Air Suci Watu Klosot, Pasrujambe

Jauh di pedalaman kebun paling barat Pasrujambe, terdapat tempat yang unik dan memiliki daya tarik religi yang kuat. Lokasinya tepat berbatasan dengan hutan lindung milik Perum Perhutani TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru).

Batu besar diantara sungai lahar semeru
Batu besar diantara sungai lahar semeru

Lokasinya yang berhimpitan dengan hutan menyebabkan daerah ini masih terjamin keaslian alamnya. Hewan seperti kera yang nakal pencari buah, burung yang cantik, hingga musang dan harimau pun masih sering dijumpai.

Mulusnya bebatuan besar
Mulusnya bebatuan besar

Batuan besar sisa lahar dingin semeru tertata unik menutupi kali. Bebatuan ini seperti menghadang aliran lahar yang turun dari muntahan vulkanik Gunung Semeru. Sedikit saja memberikan celah di bagian tengahnya. Semakin kebawah semakin melebar.

Celah kecilnya merambat mirip akar mengikuti aliran tetes air. Lumut pun memulai hidupnya dari sini. Beberapa diantara batuannya sudah berwarna biru muda kehijauan karena ulah si lumut.

Air Suci

Diantara susunan batuan, muncul sumber air yang mengalir deras. Segar dan dingin. Sumber air itu dipercaya sebagian orang sebagai air suci. Air tersebut biasanya digunakan untuk mensucikan benda pusaka.

Karena dianggap keramat, banyak orang hindu berbondong-bondong kesini. Bahkan bukan hanya dari dalam Kota Lumajang saja, umat hindu Bali pun jauh kesini untuk mengunjungi salah satu dari tujuh mata air suci di Lumajang.

Tempat pemujaan dan sesajian
Tempat pemujaan dan sesajian
Tampak atas
Tampak atas

Oleh karenanya, Pura Petirtaan dibangun langsung menghadap pada sumber air dan watu klosot secara keseluruhan. Pemangku pure biasanya datang ketika hari besar umat hindu seperti galungan, kuningan, dan nyepi.

Pendoponya
Pendoponya

Dan Pendopo Bunda Ratu Semeru dibangun untuk berkumpul dan tempat menginap. Pendopo dibangun dengan pondasi beton, tembok kayu dan bambu, serta atap seng. Dipagar kokoh dengan bambu. Sangat sederhana tetapi tidak mengurangi estetika khas hindu, berupa patung penjaga dari batu, dikanan kiri pintu masuk.

Dari bawah, sekitaran watu klosot tampak pure
Dari bawah, sekitaran watu klosot tampak pure

Selain itu, mereka juga sering berziarah pada pure terbesar di Jawa Timur, yaitu Pura Mandhara Giri Semeru Agung, yang terletak di Senduro, Lumajang. Menurut kepercayaan sebagian umat hindu Bali, Hindu Tengger merupakan nenek moyangnya. Tengger dan Bali adalah bukti nyata terdesaknya kerajaan Hindu-Budha oleh kerajaan Islam di Jawa.

Oiya, air tersebut juga pernah diuji oleh pihak yang berkompeten. Hasilnya menunjukkan bahwa air tersebut mengandung mineral yang banyak dibutuhkan tubuh. Khasiatnya tentu dapat menyehatkan dan mengobati berbagai macam penyakit khusunya penyakit kulit bila dibilas.

Terlepas dari keyakinan tersebut, mata air tersebut memang jernih dan baik untuk dinimun atau bilas.

Dan yang bikin terpukau itu adalah tentang bagaimana orang dahulu bisa menemukan sumber air diantara bebatuan yang terselimuti hutan yang liar ini. Bahkan, ketika belum ditemukan jalan dan tidak ada teknologi GPS. Mereka berjalan menyusuri sungai hasil lahar dingin semeru hingga sampai pada Sumber di watu klosot dan Sumber Mani yang ada di Kalimati, Semeru.

Dalam perjalanannya, mereka membangun kerajaan yang konon juga tempat bersemayam Minak Jinggo dan Aji Saka Si Pengarang Aksara Jawa. Sisa peninggalan yang tersisa adalah Arcopodo di lereng Gunung Semeru.

Watu Klosot

Dinamakan Watu Klosot karena batunya yang mulus dapat dijadikan tempat untuk klosotan (ngesot). Teksturnya seperti sudah ada yang mengamplas. Halus dan mulus. Menjelajahi seluk beluk konturnya merupakan kegiatan yang asyik dilakukan disini. Diantara kelambu hutan lindung yang rimbun dan udara yang sejuk.

Ngesot yuk!
Ngesot yuk!

Dari balik relung-relung batunya, saya dapat meneropong gagahnya Puncak Mahameru. Dari sini pula biasanya orang sejenak merenungi Maha Besar Allah, The Creater.

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman [55] )

Relung diantara batuan
Relung diantara batuan

Eits hati-hati kalau mau trekking sungai seperti ini. Selain pasirnya yang mudah ambles, perkirakan juga cuaca dan banjir lahar dingin yang setiap saat dapat terjadi!

Untuk pergi kesana, medan yang harus dilalui terbilang susah. Jalan sempit tanah liat melewati perkebunan kopi milik warga. Beberapa sudah dibeton. Tetapi tetap licin dan susah jika musim penghujan tiba. Aksesnya belum ada patokan/ tanda jalan. Jadi, harus sering tanya pada penduduk lokal.

Extra Doc:

Saya dan teman
Saya dan teman

Selamat Jalan-Jalan.

Advertisements

8 thoughts on “Air Suci Watu Klosot, Pasrujambe

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s