Definisi Sukses yang Sejati

Berbicara mengenai kesuksesan akan sangat menyenangkan. Pasalnya, manusia manapun di dunia pasti bercita-cita menjadi orang yang sukses. Terlepas dari pemahaman dan definisi mereka tentang sukses yang diinginkan itu.

Di tulisan ini, saya akan mengutarakan tentang generalisasi sukses. Sukses yang seharusnya dipegang oleh seluruh umat manusia. Karena definisinya begitu tinggi kedudukannya.

Ilustrasi sukses secara fisik duniawi.

Menjadi pribadi yang sukses (Sumber: puteralengkong.net)
Menjadi pribadi yang sukses (Sumber: puteralengkong.net)

Apa orang yang punya mobil lebih bagus lantas dianggap lebih sukses?

Kalau dipikir ulang maka akan menemukan jawaban yang belum tentu. Kembalikan saja pada fungsi dasarnya mobil untuk apa, ya untuk berpindah tempat dengan fitur tanpa terkena hujan dan panas secara langsung. Jadi yang penting bisa digunakan sesuai fungsinya ya sudah kan?

Pertanyaan yang lain juga menarik dilontarkan.

Apa parameter kemajuan suatu negara dinilai dengan tingginya gedung dan pendapatan perkapitanya?

Kalau personal begini pertanyaannya:

Apakah parameter kesuksesan itu identik dengan gaji yang tinggi?

Sekali-kali bukan. Parameter yang terbaik untuk dijadikan ukuran kesuksesan adalah penilaian Allah. Karena Allah yang Maha Tahu dan menguasai alam semesta. Kalau Dia berkehendak A, maka seluruh alam akan mengikutinya.

Apakah kita hanya ingin mendapatkan penilaian baik dari manusia saja. Dianggap baik bagi segelintir makhluk yang terbatas. Yang pekerjaannya tidak mungkin mengubah hukum alam dan seisinya. Tidak dapat apa apa selain itu, kan?

Percuma saja.

Mending berfokus untuk berlomba-lomba mendapatkan ranking baik dimata Allah. Mendapatkan pujiannya. Sehingga do’a kita dapat dikabulkan. Mendapatkan kedudukan baik disisi-Nya, masuk pada jannah-Nya. Dan selamat di dunia dan di akhirat.

 “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah, 2: 148)

Terserah mau jadi apa, tukang bakso, petani, bupati, pengusaha, yang jadi penilaian itu amal ibadahnya. Taqwanya pada Allah. Sukses itu ketika mendapatkan penilaian baik dan diridhoi oleh Allah sebagai hamba-Nya. Itu ketetapan Allah yang Maha Adil.

Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an, tentang penilaian Allah terhadap manusia.

 “Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”( QS. Al Hujurat: 13)

Terserah orang memberikan penilaian apapun pada kita, entah itu baik atau buruk. Yang perlu dijaga itu jangan sampai mendapatkan penilaian buruk dari Allah.

Semoga kita sukses di dunia dan di akhirat. Dan mendapatkan Ridho Allah, serta bertemu dengan-Nya di akhirat kelak. Aamiin..

Baca juga: 10 Key to Success

Advertisements

2 thoughts on “Definisi Sukses yang Sejati

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s