Ramalan Professor tentang Penggunaan HP

Apa kabar teman-teman?

Aku harap kalian baik dan tetap dalam kesehatan. Baik. Sudah lama sekali tak update blog. Hmm boleh lah sekarang ngomong yang ringan-ringan dulu.

Dimulai dari pertengahan vakum, sekitar 11 November 2015 lalu. Aku ganti smartphone. Dari windows phone ke android. Windows phone yang selama ini aku setia padanya, akhirnya rela aku lepas ke orang dengan harga 130 ribu. Padahal 3 tahun lalu harganya 1,5jt-an. Enggak apa pikirku. Lah hape udah nggak bisa matikan telpon, nggak bisa ngecek pulsa, tombol kamera sudah hilang, dan mur bautnya udah ilang entah kemana. Okelah jual segitu.

Beli lah aku hape android kelas menengah dengan harga murah. Spesifikasinya lumayan oke yaitu 2 GB RAM, 16 GB Internal Memory, ada external, kamera belakang 13 MP, kamera depan 5 MP.

Perbedaan yang paling aku rasakan ketika perpindahan OS ini adalah fitur dan hal yang bisa dilakukan dengan smartphone ini. Aplikasi android sangat ramai, luas, dan bervariasi. Hiburan, berita, games, entertainment, pendidikan, dan banyak lagi yang lain tersedia di play store. Aplikasi-aplikasi pilihan aku download satu persatu, misalnya seputar produktivitas, edukasi, dan agama antara lain: to do list, play book, kamus, kbbi, kalender hijriah, alquran, wordpress, gps, ms office, aplikasi toko online, dan beberapa yang lain.

Banyak hal di android ini yang sangat membantu pekerjaanku selama mengisi akhir perkuliahan. Line sebagai sambungan informasi yang super cepat. Jadwal sholat yang mengingatkan kita pada tiang agama. Surat elektronik. Mass storage dan transfer data super cepat. Wifi dan hotspot. Game yang nggak bakal bosen, karena pilihannya super banyak. Beli macam-macam kebutuhan tinggal klik. Pesen tiket, booking hotel tinggal klik kemudian trf via sms banking. Semua serba mudah.

Lalu sampailah dititik jenuh mungkin. Titik kritis mungkin. Atau apalah itu. Dimana aku mulai bertanya-tanya lagi, benarkah semua kemudahan ini adalah kebutuhanku? Kok, rasanya mulai ada yang mengganjal.

ilustrasi smartphone can down people
ilustrasi smartphone can down people Sumber

Aku terbesit perkataan seorang cendikia muslim di kampus, ”Manakala sekarang handphone telah mengalihkan duniamu dengan akhiratmu. Manakala awal membukanya mata dipagi hari adalah dalam rangka mencari-cari handphone-mu. Setelah sholat pegang handphone. Setelah makan, setelah mandi, setelah melakukan apapun. Dan bahkan ketika bersama orang lain, masih juga sibuk dengan barang elektronik kecil ditangan yang menyediakan dunia maya yang membikin indah apapun. Tunggulah hingga saat engkau lupa tujuan hidupmu, tunggulah sampai lupa kepada siapa engkau mengabdi dan menyembah”

Kutipan itu mungkin sudah banyak berubah oleh karena ingatanku yang lemah. Tetapi esensi dari perkataan beliau sang professor tetap terpatri betul. Dulu aku sangat meremehkan pernyataan itu, toh saat itu aku mampu menaklukkan handphone-ku. Aku sangat muak dengan fasilitas handphone yang begitu melalaikanku sebagai manusia. Dulu, keluar rumah tak membawa hape biasa saja. Ketinggalan info biasa saja. Tak ada jadwal sholat juga tak apa. Tak ada game, tak ada notif notif yang berjibun. Fokus dalam kegiatan2 positif yang membangun.

Sekarang, aku sadar, tibalah waktu dimana ramalan itu menjadi kenyataan. Aku sangat bergantung pada handphone. Bahkan mungkin 1/3 dari hariku habis untuk main handphone. Aku sekarang pengangguran dan tak tau mau ngapain.

Sekian tulisan kacau mengawali perjumpaan kita di blog ini.

Thanks.

Advertisements

5 thoughts on “Ramalan Professor tentang Penggunaan HP

  1. Saya sendiri lagi nyoba membatasi diri dengan membatasi ngecharge HP (sekalian belajar hemat listrik juga), misalnya sehari cuma boleh ngecharge sekali, jadinya dengan batas itu harus hemat batre supaya ga mati sampe malem. Ya lumayan lah, kalo buat saya sih. Hahaha

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s