Alternatif angkutan umum di Lumajang

Jika anda sedang berkunjung ke Lumajang? Dalam rangka liburan atau sekedar silaturahmi. Dan sedang bingung mau kemana-mana naik apa? Ketika anda membaca tulisan ini, anda telah tersesat pada jalan yang benar.

Karena pada tulisan ini, aku sebagai anak Lumajang tulen, ingin berbagi tentang akses dan transportasi yang ada di Lumajang.

Bus jam 3 Pagi di Wonorejo. Jurusan Malang via selatan dan Kencong via selatan
Bus jam 3 Pagi di Wonorejo. Jurusan Malang via selatan dan Kencong via selatan

Jika anda dari luar kota, anda hanya bisa menggunakan 3 moda transportasi, yaitu: kereta api, bus, dan travel. Stasiun kereta api di Lumajang, ada dua yaitu di Klakah (yang paling beken) dan Jatiroto (pabrik gula di timur lumajang yang berbatasan langsung dengan Jember). Jika anda ingin ke kota kabupaten, sangat disarankan turun di Stasiun dengan pertimbangan jarak dan kemudahan alat transportasi lanjutan.

Untuk kemudahan, aku ingin membagi 4 lajur utama jalan raya yang dilewati oleh Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Luar Provinsi (AKLP). Pusatnya tentu Minak Koncar, Wonojero, terminal satu-satunya yang melegenda.

Pertama, Surabaya-Lumajang (pantura)

Pilihan busnya tentu sangat banyak. Tidak kekurangan 24 jam non-stop. Tapi kalau malam, hati-hati di oper dan ditelantarkan di terminal Banyu Angga Probolinggo.

Alternatif pakai ekonomi dengan tariff 30rb normal tahun 2017. Atau Patas dengan tariff 56rb normal tahun 2017. Di terminal bungurasih Surabaya, kedua pool bus ini dipisah. Patas di sebelah barat dan disebelah timur ada jalur ekonomi. Kalau patas, aman. Sementara bus ekonomi, tanyakan dulu pada supir bus, ini mau ke jember atau ke situbondo. Kalau mau ke Lumajang, pastikan ambil yang ke Jember yaa..

Selain kedua pilihan bus itu, anda juga bisa ambil bus tujuan ambulu. Jalur ambulu memang tak seramai pantura. Jadwal ketersediaan bus di bungur pun terbatas, mulai jam 5 pagi hingga jam 9 malam saja. Bus malam tidak ada. Kelebihan memakai bus jurusan ambulu ini, anda bisa membedah kota Lumajang hingga ke jantungnya. Bisa turun di kota, Jl Suwandak, Tukum, Tekung, Yosowilangun, Kencong, dan jalur-jalur dalam kota lainnya.

Kedua, Jember-Lumajang (pantura)

Seperti yang disinggung diatas, jalur Jember-Surabaya ini begitu pada lalu lalang manusia. Tetapi ada beda, jika bus dari Surabaya ke Jember 24 jam non-stop. Hati-hati jika anda dari arah Jember ke Surabaya, jam 00.00 dini hari hingga jam 03.00 pagi biasanya agak sulit bus. Tolong dicatatat ya. Alternatifnya bisa ekonomi dan patas.

Ketiga, Ambulu-Lumajang (selatan)

Ambulu adalah semacam kota kedua di bagian selatan Jember. Hiruk pikuk ekonomi warganya menggelora siang-malam. Kota ini tidak bisa diabaikan dalam percaturan lajur bus AKDP. Pertokoan, pabrik, dan perdagangan tradisional begitu melekat disana. Penduduknya didominasi Madura. Paling ngetrend adalah Ambulu langsung Madura.

Karena jalur selatan, dia dapat meringsek masuk ke dalam kota hingga bagian tersulit sekalipun.

Keempat, Malang-Lumajang (selatan)

Bisa dibilang, jalur ini adalah jalur terabaikan bagi rekayasa lalu lintas saat ini. Tidak ada linkage menuju terminal beken semacam Bungurasih dan Banyu Angga. Dia tentram dengan jalannya sendiri. Dia perkasa dikandangnya sendiri. Hanya ada satu bus mini yang dikuasai oleh Putra Mulya dan Pari Kesit. Silakan gunakan transportasi ini untuk dapat menjangkau jalur selatan Lumajang semisal Dampit, Pronojiwo, Candipuro, Pasirian, Tempeh, Sumbersuko, Labruk, Lumajang, Sukodono hingga Wonorejo.

Perjalanan tak begitu jauh, tapi anda harus siapkan bekal yang cukup untuk logistic dan juga mental. Karena laju bis ini ketika santai, bisa hanya 15Km/jam. Becak pun kadang ada yang menyalip. Tapi tentang ketepatan waktu, tidak bisa diremehkan. Setiap satu jam berselang, bus ini selalu muncul di jalanan. Dapat dipakai mulai jam 3 pagi hingga jam 3 sore. Baik dari arah malang maupun lumajang. Catatan, biasanya pool-pool penantian lama ada di Gladak Abang, Pasirian, Pronojiwo. Atau bahkan aka nada oper ketika di pronojiwo. Lumajang-Ponojiwo lanjut Pronojiwo-Malang arjosari.

Selain bus utama, anda bisa menggunakan angkot bernama Colt dan Lyn. Colt adalah semacam kendaraan roda 4 yang berukuran tanggung (bison 25 orang) yang dapat menjangkau labirin terpencil desa-desa dipinggiran Lumajang sekalipun. Sedangkan Lyn adalah angkutan kota saja, ukurannya kecil sekali hanya dapat menampung 15 orang saja.

Bicara lyn, jalurnya hanya satu yaitu Wonorejo – Sukodono – Jl Panglima sudirman – belok kanan di tugu adipura – kemudian ke pasar baru Lumajang.

Terminal pasar baru adalah terminalnya angkutan umum di Lumajang. Colt dan Lyn ada disana. Pusatnya.

Pilihan colt yang dapat diambil sesuai dengan tujuan anda:

  1. Lumajang – Klakah (Lanjut Klakah – Leces)
  2. Lumajang – Senduro
  3. Lumajang – Pasirian (Lanjut Pasirian – Pronojiwo)
  4. Lumajang – Kencong (Lanjut Kencong – Jember)
  5. Lumajang – Gucialit

Bicara tentang colt, dia sangat merakyat di kalangan orang lumajang. Namanya sempat harum di kisaran tahun 2000-2012. Namun, semenjak serbuan motor pribadi dan mobil pribadi terjadi, semakin hari kondisi angkot colt ini semakin memprihatinkan. Hanya kaum terdesak saja semisal ibu-ibu yang belanja kepasar, ibu-ibu yang ambil grosiran di pasar baru, ibu-ibu yang menjual sayur mayor di kota, dan anak sekolah.

Isinya semakin jarang, supirnya perlahan berguguran. Mereka hidup dalam ketidakmenentuan jaman. Terkatung-katung dijalanan berharap ada yang memperhatikan. Tetapi dasar jaman tidak tahu diri. Badainya terus melibas ketradisionalan ini.

Pemerintah tak punya taring. Telah tergerus pula oleh arus globalisasi yang dipersepsikan sebagai barang baik produk ilmu pengetahuan paling mutakhir.

Baik, kita lanjutkan. Kita tidak hendak mengkritisi kondisi kekinian yang ada. Satu lagi moda transportasi yang tak dapat diabaikan dari kota lumajang. Yaitu: ojek. Mangkal di area-area tertentu. Setahu saya:

  1. Ojek Terminal Wonorejo
  2. Ojek Pasar Tempeh
  3. Ojek Pasar Senduro
  4. Ojek Pasar Pasirian
  5. Ojek Pasar Pronojiwo
  6. Ojek Pasar Yosowilangun
  7. Ojek Pasar Klakah ada atau tidak belum pernah verifikasi
  8. Ojek Jatiroto
  9. Ojek Gladak Abang

Kurang lebih itu yang ku tahu. Mungkin ada yang menambahkan. Dengan senang hati kita bisa membantu memberikan informasi yang bermanfaat bagi orang lain.

Selamat berlibur di Kota Lumajang, guys.

Advertisements

12 thoughts on “Alternatif angkutan umum di Lumajang

    1. Begini rinciannya:
      1. Terminal wonorejo – bungurasih naik bus ladju, restu, atau sabar indah (jam 14.00-18.00) tarif 30rb.
      2. Terminal bungurasih – osowilangun naik bus damri (18.00-19.00) tarif 7rb
      3. Terminal osowilangun – gerbang petro gresik naik lyn hijau (19.00-20.00) tarif 5rb

      Total biaya ekonomi 42rb dan waktu 6jam.

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s