Galau ? Curhat Yuk

Kegembiraan adalah pintunya kesedihan, dan kesedihan adalah pintunya kebahagiaan . Ga ada yang selama-lamanya. Ketika Allah swt memberikan 1 kesulitan maka Dia menemaninya dengan 2 kemudahan.

“Fa inna ma’a al-usri yusraa, inna ma’a al-usri yusraa”

Masalahnya bukan seberapa besar dosa kita. Tapi seberapa besar taubat kita kepada Allah swt. Atau tantangan kita bukan berapa kali kita jatuh. Namun berapa kali kita memutuskan untuk kembali bangkit.
Berharap kebaikan dari-Nya adalah wajib. Sedang berputus asa dari rahmat-Nya adalah tidak boleh. Maka ketika lapang, bagikanlah kesenangan pada orang lain. Mudah-mudahan ada pula yang berbagi senang ketika kita dalam keadaan susah.
Namun, ketika galau lebih baik dipendam sendiri dan diadukan kepada Allah. Khawatir bila diadukan pada manusia akan menambah beban mereka. Semua manusia pasti punya masalah yg sama berat. Hanya sebagian mengadukannya pada manusia dan sebagian lagi mengadukannya pada Allah.
Sayangnya yang mengadukan galau pada ramai manusia. Tak mendapat kecuali mengumbar aib dan kelemahan diri, tanda ketidakmatangan. Yang layak digalaukan bukan sesuatu yg akan pudar seiring waktu. Lebih pantas menggalau akan hari yg lebih panjang, masa yg lebih lama.
Sebagaimana seorang tukang parkir tak menggalaukan mobil yang datang dan pergi. Karena dia sadar itu bukan miliknya. Begitupun manusia, merasa kehilangan padahal ia tidak pernah memiliki apapun. Kecuali yang dipinjamkan Allah kepadanya.
Begitulah Abu Bakar memperingatkan bahwa cukup dunia ditaruh ditangan.Tak perlu dimasukkan kedalam hati, karena ia akan segera mengakar. Karena keindahan dunia layaknya mawar berduri. Makin kuat digenggam, semakin sakit dirasa.
Kepunyaan Allah-lah seluruh isi langit dan bumi, dan kepada-Nya lah segala sesuatu menyembah. Apa yang kita miliki?
Tekukkan lutut, angkat telapak tangan, mulailah berdoa kepada Pemilik dan Pemberi Kehidupan. Insha Allah Dia berkenan mengangkat sedih. Galau bisa jadi berarti kita kurang mengingat-Nya. Dan tak ada sesuatupun menggalaukan bila semua kita wakilkan pada Allah Swt.
Bukankah di Alquran sudah dijelaskan dalam surat Ar Ra’du (13) : 28 Allah berfirman :

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”.

Walaupun begitu, memang manusia diciptakan dalam keadaan rapuh, hanya 1 cara untuk menjadi kuat. Mendekatlah pada Allah 🙂
Well, wahai kau manusia, jangan galau galau lagi ya. Kalau emang hidupmu banyak masalah, banyak pikiran, atau banyak utang 😀 . Jangan risau risau lagi. Mungkin dengan risaumu (dengan galaumu) kamu di ingatkan Allah supaya kamu lebih dekat lagi denganNYA. Mungkin kamu dulu dulunya emang kurang dekat sama Allah maka dengan itu Allah ingatkan lagi kamu supaya semakin ingat dan dekat denganNYA. Yakinlah semakin kamu ingat dan dekat dengan Allah, hidupmu pasti akan berkah dan bahagia 🙂 .
Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Galau ? Curhat Yuk

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s