Pilihan yang kuambil: Cerita Bersambung Mau Resign dari Kerja

Kemarin, aku sudah mengambil keputusan terkait pengunduran diri dari jabatan di perusahaanku saat ini bekerja. Itu telah disepakati bersama oleh Manager dan General Manager. Per tanggal 1 Mei sudah cabut karena studi lebih lanjut.

Surat pengunduran diri

Tadi pagi, surat resign sudah jadi. Setelah melalui banyak revisi dari rekan kantor yang duluan out per hari ini. Aku pede untuk segera meresmikan diskusi terakhir dengan management di Ruang Meeting 2 tempo hari. Aku cetak dan keliling mencari tanda tangan.

Belum juga kelar ngeprint, aku dipanggil atasan untuk menghadap. Sedikit update tentang hal-hal yang sudah saya kerjakan. Kemudian mulai lah dengan adegan yang serius. Pertanyaan tentang bagaimana keputusan terakhirku? Fight with leave it at all or something doubt occur.

Aku perlihatkan suratku yang mau aku cetak dengan printer kantor pagi itu. Aku siap dengan konsekuensi untuk menyegerakan keluar sesuai instruksi kerja kemarin.

Tetapi bosku bilang, “tadi malam, saya ketemu dengan direktur. Saya menceritakan case kamu ke beliau. Bahwa saya ada rencana untuk memindahkan ke grup sebelah. Kata beliau, OK boleh kalau begitu”

“Bagaimana? Mau ambil kah?”, tambahnya nodong.

“Sesuai dengan apa yang saya bicarakan di awal, saya siap dengan konsekuensi apapun yang akan terjadi. Mau disegerakan bulan ini. I’ll fight and clear all my job. Mau sesuai proposal saya, September. It’s OK. I also do my best for it”, saya meyakinkan.

Dan diawal sudah ada pembicaraan tentang pemindahan saya ke perusahaan sebelah tetapi masih dalam 1 bendera dengan kami. Supply chainnya masih dekat. Dan ditolak oleh GM karena takut tidak focus kerja jika disambi malam kuliah.

Karena direktur berkata lain. Dan semuanya jadi berbalik arah sekarang. Saya fix dipindah ke sebelah (meskipun belum fix amat sih, karena surat mutasi belum dibikin).

Tetapi apapun keputusannya, aku lega. Lebih bisa bernafas plong. Berpikir lebih tenang. Disini dan disebelah sama sekali beda. Aku yakin itu.

Dan 1 hal, jika mimpi ini terwujud. Allah sekali lagi mengabulkan doaku 3 tahun lalu. Ketika kuliah aku pernah pusing memikirkan dimana tempat kerja praktek. Mencari stakeholder perusahaan sama sulitnya dengan mencari jodoh. Mesti sesuai sama si doi. Kalau cocok, bisa langgeng.

ilustrasi dari http://www.dwikaryalogam.com

Aku tebar jala mengirim proposal kerja praktek ke berbagai perusahaan dari yang multinasional hingga kroco-kroco (bahasa jawa, berarti kelas minor). Salah satu yang aku bidik adalah perusahaan yang akan kutempati ini. Aku sempat ragu, perusahaan tidak terlalu besar. Perawakan dan penampakan wajah depannya juga kurang meyakinkan. Suasananya angker. Dan pagar yang tinggi membatasiku. Plus website yang sudah out of date.

Tidak sempat aku kirim proposalku kesana. Tetapi setiap kali jalan ke mojokerto, aku selalu mbatin, “Ini perusahaan keren (kalau ia masih beroperasi sih). Steel making ada di jawa timur. Ini bisa dijadikan bidikan untuk mencari kerja nantinya”.

Dan masyaAllah, sekarang aku tidak ada angin tidak ada hujan, Allah make me syukur. Alhamdulillah. Allah gives some surprise. Aku malah ditawari kerja disana. Tanpa meminta ke manusia manapun. Didatangkanlah bosku yang memiliki ide seperti itu.

Setelah sempat mutung (bahasa jawa, berarti putus asa) untuk bisa menjadi steel making bender, cita-cita ini akhirnya terwujud. Teori fenomena transport, steel and iron making process, dan thermodynamic plus metallurgy akan berfusi memadu jadi satu.

Semoga niat baik ini terwujud per 1 Mei 2017.

Barakallah.

Selamat malam.

Advertisements

7 thoughts on “Pilihan yang kuambil: Cerita Bersambung Mau Resign dari Kerja

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s