Unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman: Basic Komposting

Pengantar tentang rantai makanan pada tulisan sebelumnya telah sangat cukup untuk memulai tulisan ini. Tanaman, sebenarnya mereka makan apa sih? Karena issue-nya yang organik-organik adalah menyehatkan. Jangan-jangan tumbuhan juga makan zat organik.

Perlu diluruskan! Bahwa tanaman tidak memakan zat organik. Mereka tetap memakan zat anorganik dalam jumlah yang sangat besar. Mereka menyerapnya melalui mekanisme difusi pada akar dan diangkut menuju daun melalui batang. Adapun konsep pertanian organik adalah mengacu pada pertanian yang mengusung jargon “dari alam, oleh alam, untuk alam”.

Konsekuensi yang harus ditanggung oleh jargon itu adalah pemenuhan nutrisi menggunakan proses alamiah, pembasimian hama menggunakan zat organik / rekayasa penyeimbangan rantai makanan, pengelolaan tanah berbasis mekanis, pemanfaatan organisme yang dapat bersimbiosis mutualisme dengan tanaman, serta anti rekayasa genetik di laboratorium.

Tetap saja, tanaman memakan zat anorganik. Unsur hara yang dibutuhkan tanaman sangat banyak. Namun terdapat 19 unsur anorganik esensial yang dibutuhkan oleh tanaman. Ada unsur makro yang dibutuhkan dalam jumlah besar, ada pula unsur mikro yang wajib tetap dibutuhkan walaupun dalam jumlah sedikit. Unsur makro yang dibutuhkan tanaman antara lain: karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), fosfor (P), sulfur (S), dan silikon (Si). Dari 10 unsur tersebut ada yang unsur non mineral (berwarna biru) yang didapat dari air dari tanah dan karbon dioksida dari udara. Sedangkan unsur mineral ditemukan dalam fasa ionik pada pelarut air. Bahasa kerennya adalah Total Dissolve Solid dalam air dengan satuan ppm. Sangat penting dalam dunia pertanian.

Sedangkan unsur mikro yang dibutuhkan tanaman antara lain: klor (Cl), besi (Fe), boron (Bo), mangan (Mn), natrium (Na), seng (Zn),  tembaga (Cu), Nickel (Ni), dan molibdenum (Mo). Tanaman membutuhkan unsur-unsur itu untuk menyokong struktur kimia yang ia inginkan. Dapat berupa senyawa organik karbohidrat, protein, selulosa, dll. Beberapa diantaranya adalah enzim yang penting untuk kelangsungan reaksi kimia dalam tubuh tumbuhan. Baca juga selengkapnya tentang reaksi kimia dalam biologi.

Freshwater-Plant-Nutrient-Deficiency

Tabel nutrisi yang dibutuhkan untuk fungsi biokimia tanaman

Unsur Fungsi Efek jika kurang
Grup 1 Unsur Penyusun Senyawa Organik dan Metabolisme
C Penyusun utama karbohidrat, protein, lemak, dan selulosa. Didatpat tumbuhan dari karbon dioksida di udara hasil respirasi hewan. Daun tumbuh terhambat
H Penyusun utama karbohidrat, protein, lemak, dan selulosa. Didapat tumbuhan dari senyawa air di dalam tanah. Tumbuhan mati kekeringan
O Dibutuhkan dalam jumlah besar untuk respirasi metabolisme untuk menghasilkan energi di semua organ tumbuhan. Didapat dari udara bebas atau oksigen yang larut dalam air. Tumbuhan kerdil kemudian mati
Grup 2 Unsur bagian dari senyawa karbon
N Konstituen dalam klorofil, asam amino, amida, protein, asam nukelat, nukleotida, ko-enzim, dan hexoamines. Berperan penting dalam fase pertumbuhan vegetatif. Fenomena klorosis (daun muda hijau muda, kemudian mati). Buahnya cepat masak dan protein kecil.
S Komponen dalam kristeine, kristin, metionin, protein, asam lipoic, koenzim, dan ATP. Fenomena klorosis pada tumbuhan dewasa (mengkilap keputihan)
Grup 3 Unsur penting untuk penyimpan energi dan struktur
P Komponen dari pospat, asam nukleat, nukleotida, ko-enzim, fosfolipid, asam fitik. Dan unsur penting dari ATP. Nekrosis warna bagian dalam daun hijau gelap. Daun gugur. Tidak berbuah.
Si Berada sebagai desposit berfasa silika amorfus pada dinding sel. Sifat mekanik kekakuan dan elastisitas sangat penting. Falling over dan infeksi jamur
B Bersenyawa kompleks dalam mannitol, mannan, asam polimannuaric yang terdapat pada dinding sel dan proses pemanjangannya. Bervariasi
Grup 4 Unsur yang tetap dalam bentuk ion
K Sebagai kofaktor untuk lebih dari 40 enzim. Kation penting dalam sel turgor dan menjaga elektronetralitas dalam sel. Kehilangan turgor dan loyo.
Ca Konstituen dari lamela tengah pada dinding sel. Kofaktor beberapa enzim dan ikut dalam hidrolisis ATP dan fosfolipid. Pertumbuhan pucuk terhambat. Pucuk daun tak beraturan.
Mg Penting untuk enzim yang ikut dalam transfer fosfat. Konstituen dalam klorofil. Tulang daun menghitam dan daun hijau muda
Cl Penting untuk fotosintesis dan ikut dalam perubahan senyawa oksigen Daun keriput
Mn Penting dalam aktivitas reaksi dehidrogenase, dekarboksilase kenase, oksidasi, dan peroksidasi. Ikut dalam pengaktif enzm dan persenyawaan dengan oksigen Titik daun tak berwarna kemudian berlubang
Na Regenerasi fosfofenol piruvat pada C4 dan CAM. Kuning mulai tepi daun kemudian jaringan tulang
Grup 5 Reaksi redoks  
Fe Konstituen dalam sitokrom dan protein besi nonhem pada fotosintesis, fiksasi nitrogen, dan respirasi. Intervenous klorisis (kuning mulai pucuk)
Zn Konstituen dalam dehidrogenase alkohol, dehidrogenase glutamic, dan karbon anhidrat. Penurunan pertumbuhan internoda, berlubang dan tanaman menjadi kerdil
Cu Komponen oksidasi asam askorbik, tyrosinase, oksidasi monoamin, dan oksidasi sitokrom. Pucat tapi tidak mati
Ni Konstituen dalam ureasi fiksasi nitrogen oleh bakteri. Dan konstituen dalam hidrogenase. Nekrosis (daun hijau muda)
Mo Konstituen dalam nitrogenase, reduksi ditrat, dan dehidrogenase xanthine Nekrosis pada tulang daun (berkerut)

Dicomot dari After Evans dan Sorger 1966 dan Mengel Krkby 1987 dan penambahan dari berbagai sumber lain.

Tambahan
Dokumen pribadi

Itulah semua nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Kandungan yang diberikan tidak boleh lebih atau kurang. Harus tepat agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

report-mineral-nutrition-30-728

Petani tentu saja ingin hasil panen berlipat ganda. Tanaman tahan hama. Oleh karena itu, pada awal pengembangan Knop dari Jerman untuk pertama kalinya memperkenalkan pupuk berbasis KNO3, Ca(NO­3)2, KHPO4, MgSO4, dan Garam besi. Kemudian dikembangkan lagi oleh Hoagland dengan penambahan mineral yang lebih banyak dan kompleks.

Semoga bermanfaat.

Semangat pagi

Gresik, 22 Oktober 2017, 12:23 WIB

Advertisements

2 thoughts on “Unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman: Basic Komposting

Kritik, saran, dan masukan anda sangat berharga bagi kami

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s