Untuk Tuhan Yang Maha Indah

Rangkaian cerita ini aku kirimkan kepada Tuhan Yang Maha Indah. Karena apa? Tidak ada rangkaian fenomena asyik sedikitpun yang bukan atas planning-Nya. Bahkan sehelai daun pun yang jatuh berada di atas kendali-Nya. Oleh karenanya, tak luput puji syukur kehadirat Sang Pencipta terus terlantun. Tak hanya dalam ucapan Alhamdulillah saja, melainkan juga tertampil pada actual perbuatan.… Read More Untuk Tuhan Yang Maha Indah

Kelegaan dan Ketenangan Buah dari Kejujuran

Aku merasa berhutang pada dunia ketika aku tidak menuliskan kisah ini. Bisa jadi merasa berdosa. Pertama sekali, aku harus berterima kasih pada teman-teman terdekat. Dan juga teman yang setia mengunjungi blog ini. Tanpa kalian, entah aku akan jadi apa. Terasing kesepian dalam ideologi yang sengaja aku belenggukan pada alam pikiran liarku. Baik, back to topic.… Read More Kelegaan dan Ketenangan Buah dari Kejujuran

Hijrah Fi Sabilillah

Ini merupakan produk dari dilema keadaan yang sedang menimpa. Memutuskan mengambil semua atau tidak sama sekali. Mungkin terasa berat bagi sebagian orang, harus meninggalkan pekerjaan yang sesuai passion, gaji gede, dan skill kompetensi yang bebas berkembang. Tetapi saya mencoba meyakinkan diri lagi. Melalui diskusi dengan teman dekatku. Mereka sekaligus menjabat sebagai penasehat dari beberapa keputusan… Read More Hijrah Fi Sabilillah

Lebih baik mana?

Aku ingin berteriak pada dunia. Dunia yang penuh dengan ilusi ini. Tipu daya. Dan kerusakan-kerusakan baik dari segi pikiran, perbuatan, maupun budaya. Maaf menggeneralisasi untuk term orang modern yang menuhankan dunia. Tidak semua kok, sebagian besar juga masih ada harapan kebaikan. Aku ingin bertanya dengan menggunakan 2 Case dan 2 Frame berpikir menggunakan akal sehat:… Read More Lebih baik mana?

Sudah Adakah Teleskop di Sekolah?

  Jujur saya sedikit sedih ketika harus dihadapkan dengan pendidikan di Indonesia dimana sekolah-sekolah mengutamakan pengadaan mikroskop daripada teleskop. Jika bakteri, sel, fotosintesis, jaringan tumbuhan, dianggap penting karena termasuk dalam kurikulum wajib di ilmu sains; kenapa pengamatan benda-benda langit seperti kawah bulan, gerhana bulan/matahari, badai matahari, penampakan planet, bintang, termasuk ancaman meteor, seakan terabaikan dalam… Read More Sudah Adakah Teleskop di Sekolah?

Mata yang Ketiga: Kamera Kaum Modern

Dulu, aku hanya bisa melihat di TV tentang kelucuan orang jaman sekarang. Mereka menghadiri konser-konser music, pertunjukan teater, dan acara-acara siaran langsung. Mereka keluarkan mata ketiga. Mereka bawa Smartphone, dan menyalakan video recorder. Mata mereka tertuju pada kamera layar hasil recordernya. Fokus pada itu. Kini dan kemarin aku bisa lihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana… Read More Mata yang Ketiga: Kamera Kaum Modern

Non Aktifkan Medsos, Kenapa?

Banyak orang terheran-heran melihat kelakuan anehku. Betapa tidak, arus dunia sedang menuju ke barat. Aku dengan terengah-engah menuju ke timur. Diantara manusia modern yang berlomba-lomba memutakhirkan versi gadgetnya, aku berlawanan. Aku malah ingin punya hape mendol (makanan khas jawa yang berasal dari tempe yang dicacah dan dilengketkan dengan bumbu yang khas, dibentuk tanpa kepala tangan… Read More Non Aktifkan Medsos, Kenapa?