Ketinggalan Kereta (Almost), Lagi

Soal hampir ketinggalan kereta dan pesawat akulah rajanya. Beberapa kali aku pernah alami. Tepatnya 3kali ini. Rasanya tuh dag dig dug cetar membahana. Yang pertama kali ingin aku bagi ceritanya adalah yang sekarang terjadi. Perjalanan Surabaya Gubeng menuju Jember. Kereta Probowangi. Jadwal di tiket keretaku tertera 13 Jan 2018, pukul 4.25 berangkat dan sampai pukul… Read More Ketinggalan Kereta (Almost), Lagi

Pacitan, surga tersembunyi di ujung barat Jawa Timur (bag. 1)

Sebenarnya aku sudah lama penasaran dengan kota Pacitan sejak 3 tahun yang lalu. Tahun 2014 kebetulan aku berkunjung di rumah kerabat di daerah Slahung kabupaten Ponorogo, dan aku diberitahu oleh kerabatku tadi bahwa Pacitan adalah satu tempat recommended yang harus dikunjungi. “Disana banyak pantai lho mbak.. masih bersih” katanya. Dan Alhamdulillah Allah mengabulkan keinginanku. 14… Read More Pacitan, surga tersembunyi di ujung barat Jawa Timur (bag. 1)

Pacitan, surga tersembunyi di ujung barat Jawa Timur (bag. 2)

Hari kedua, Sabtu, 15 April 2017 Sekitar pukul 5 pagi, Setelah sholat subuh, aku dan April memutuskan untuk berjalan jalan dan menikmati matahari pagi di teleng ria. Memang hal ini agak melenceng dari itinerary kami, tapi tak apalah. Mumpung lagi semangat-semangatnya berlibur kenapa harus tidur lagi setelah shubuh? Pagi gelap kami langsung bergegas menuju pantai.… Read More Pacitan, surga tersembunyi di ujung barat Jawa Timur (bag. 2)

Pendakian Gunung Butak via Panderman (Part 1)

Bagian I Gunung Butak merupakan gunung dengan ketinggian 2868 mdpl yang berada di perbatasan Malang dan Blitar. Gunung ini masih termasuk jajaran Pegunungan Putri. Disebut Gunung Putri karena jika dilihat dari kejauhan mirip dengan putri yang sedang tertidur. Gunung Butak sebagai wajah, Gunung Kawi sebagai payudara, dan Gunung Panderman sebagai kaki. Untuk dapat bermesraan dan… Read More Pendakian Gunung Butak via Panderman (Part 1)

Pendakian Gunung Butak via Panderman (Part 2)

Bagian II Delapan jam sudah kami berjalan. Bukit ini sudah mencapai puncaknya. Aku mengajukan hipotesa bahwa sendang pasti berada balik bukit, ketika puncak sudah digapai kita tinggal turun sedikit menuju savana. Tetapi semua hanya ilusi. Masih ada punggungan bukit sebelah kiri jalan yang harus didaki. Hadeh sial, jalan makin tidak jelas karena terimbas oleh puing-puing… Read More Pendakian Gunung Butak via Panderman (Part 2)

Perjumpaan dengan Zul, Figur Harapan Sumbawa (Part 2 )

Part 2 – Habis “Saya itu pernah mendapatkan bingkisan dari wali murid karena anaknya dapat sukses sekarang. Pernah juga menjadi editor untuk buku tulisan salah seorang murid”, dia menceritakan dengan nada berat dan menggebu. Ini mengingatkanku pada Film Freedom Writer. Ketika seorang guru hadir pada sekolah pinggiran dimana muridnya nakal (mabuk, obat, berkelahi, adu jotos).… Read More Perjumpaan dengan Zul, Figur Harapan Sumbawa (Part 2 )

Perjumpaan dengan Zul, Figur Harapan Sumbawa (Part 1)

Part 1 Aku naik kapal Ferry lagi. Kali ini ukurannya lebih besar daripada kapal yang sebelumnya aku tumpangi di Selat Lombok. Pelabuhan tampak lenggang, antrian pun tak begitu banyak. Setelah menunjukkan tiket yang ku beli di loket senilai 45ribu, aku masuk dek dengan mulus. Kemudian naik ke bagian penumpang. Aku langsung menaruh tas backpack yang… Read More Perjumpaan dengan Zul, Figur Harapan Sumbawa (Part 1)

[Indonesia Timur Bagian XI] Terhenti oleh Nyongkolan, Pernikahan Adat Sasak

Bagian 11 Suhu udara makin panas. Jalanan lurus dan datar menuju arah utara kompas. Keluar dari keramaian pasar, sekolah, kantor kecamatan, dan perumahan. Ku tengok arah kanan, sawah nan luas terhampar hingga bibir pantai yang ombaknya terlihat pelan. Pantai sudah dekat, tanda sudah akan sampai Labuhan Lombok. Gigi belakang diturunkan, hingga berjumlah 14 mata gear.… Read More [Indonesia Timur Bagian XI] Terhenti oleh Nyongkolan, Pernikahan Adat Sasak